Mahasiswa FH Unmuha Mengikuti Lomba Peradilan Semu Tingkat Nasional

Banda Aceh,- Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Aceh mengikuti Kompetisi Peradilan Semu (Moot Court) yang di adakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) pada 21 sampai dengan 22 Juni 2021 di ruang simulasi persidangan gedung Tipikor Pengadilan Tinggi Negeri Banda Aceh, Selasa (22/06).

Kompetisi ini adalah agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua tahun Oleh Universitas Islam Indonesia (UII), tujuannya menjaring mahasiswa yang mampu mewakili Fakultas Hukum dalam kompetisi peradilan semu tingkat nasional.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Airi Safrijal, SH, MH mengatakan “kegiatan ini dilaksanakan secara virtual berhubung kondisi saat ini kita masih dalam pandemi covid-19, Komunitas Peradilan Semu (PKS) Fakultas Hukum UNMUHA mengambil perekamannya di Gedung Pengadilan Tipikor Banda Aceh.”

“kegiatan Kompetisi ini merupakan salah satu ajang untuk mengasah kemampuan mahasiswa Fakultas Hukum di dalam mengusai Ilmu Hukum serta penerapannya, sehingga mereka mampu beracara dengan baik.”

“Kegiatan yang di ikuti Lima Belas (15) Mahasiswa Fakultas Hukum tersebut diharapkan dapat memberikan ke banggaan bagi Fakultas Hukum dan Universitas Muhammadiyah Aceh baik lokal maupun ditingkat nasional, ilmu yang di peroleh didalam persidangan adalah salah satu penerapan khusus di dalam beracara di pengadilan,” Kata Airi Safrijal

Kegiatan yang gelar selama dua hari tersebut di ikuti langsung oleh Pimpinan, Dekan Fakultas Hukum Dr. H. Rizanizarli, SH., MH, Wakil Dekan I. Mainita, SH., M. H. Kes, Wakil Dekan II , Muhammad Heikal Daudy , SH, MH. Dosen Pembina KPS dan Dosen FH untuk memberikan semangat dan dukungan kepada Mahasiswa Komunitas Peradilan Semu (PKS) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh.

Sesuai dengan tema Membangun Karakter Penegak Hukum yang Profesional dan Beretika Pancasila harapannya Fakultas Hukum UNMUHA dapat mencetak lulusan yang mampu berkiprah di bidang hukum dengan tetap mengedepankan “moralitas dan intelektualitas” serta nilai luhur Pancasila. Tutup Airi Safrijal. (humas|ags)

Written by